Recent Blog Post

Tampilkan postingan dengan label Matematika Minat. Tampilkan semua postingan

  • Kupas Tuntas Matematika Vektor SMA Kelas X Peminatan

    Pengertian Besaran Vektor

    Dalam Matematika dan fisika dikenal dua besaran, yaitu besaran vektor dan besaran skalar. Besaran skalar adalah besaran yang memiliki besar (magnitude) saja, misalnya waktu, suhu, panjang, luas, volume, massa dan sebagainya.
    Sedangkan, Besaran Vektor adalah besaran yang memiliki besar (magnitude) dan arah (direction), misalnya kecepatan, percepatan, gaya, momentum, momen, impuls, medan magnetik dan sebagainya.

    Vektor adalah suatu ruas garis berarah yang memiliki besaran (panjang, nilai) dan arah tertentu, dapat dinyatakan dalam grafis berikut.
    Kupas Tuntas Matematika Vektor SMA Kelas X Peminatan
    Bila u menyatakan garis berarah dari A ke B maka dituliskan lambang
    Kupas Tuntas Matematika Vektor SMA Kelas X Peminatan
    ( dibaca vektor AB mewakili vektor u, sedangkan AB adalah vektor yang pangkalnya A dan ujungnya B)

    1. Dua buah vektor disebut sama jika dan hanya jika panjang dan arah vektor sama

    Kupas Tuntas Matematika Vektor SMA Kelas X Peminatan
    Kupas Tuntas Matematika Vektor SMA Kelas X Peminatan
    vektor a dan vektor b sama, artinya panjangnya sama dan arahnya sama.
    Kupas Tuntas Matematika Vektor SMA Kelas X Peminatan
    Kupas Tuntas Matematika Vektor SMA Kelas X Peminatan
    vektor a dan vektor c tidak sama, walaupun panjangnya sama tetapi arahnya berbeda, dalam hal ini

    Kupas Tuntas Matematika Vektor SMA Kelas X Peminatan

    2. Perkalian Skalar dengan Vektor

    Bila k adalah sebuah skalar maka perkalian dengan vektor a dinyatakan dengan k a, sebuah vektor yang searah dengan a dan panjangnya k kali panjang a
    Kupas Tuntas Matematika Vektor SMA Kelas X Peminatan

    3. Sifat-sifat skalar dengan vektor

    Kupas Tuntas Matematika Vektor SMA Kelas X Peminatan

    4. Penjumlahan dan Pengurangan Vektor

    Penjumlahan dua vektor dapat dilakukan dengan
    menggunakan metode segitiga (aturan cosinus, metode jajarangenjang (aturan cosinus), metode poligon dan metode penguraian vektor.
    Pengurangan vektor sama dengan penjumlahan vektor dengan salah satu vektor negatif dari vektor semula.
    untuk memudahkan dalam operasi geometri, bentuknya sebagai berikut : perhatikan arah anak panahnya
    Kupas Tuntas Matematika Vektor SMA Kelas X Peminatan

    5. Notasi Vektor

    Vektor disini dinyatakan dengan huruf yang diberi arah garis diatasnya.
    Vektor dapat dinyatakan dalam dua dimensi bahkan tiga dimensi atau lebih. Jika dinyatakan dalan tiga dimensi maka vektor memiliki vektor satuan yang dinyatakan dalam i, j, dan k.
    Vektor satuan adalah vektor yang besarnya satu satuan dan arahnya sesuai dengan sumbu utama, yakni :
    i adalah vektor satuan yang searah sumbu x (absis)
    j adalah vektor satuan yang searah sumbu y (ordinat)
    adalah vektor satuan yang searah sumbu z (aplikat)
    Kupas Tuntas Matematika Vektor SMA Kelas X Peminatan

    dengan a_x sebagai komponen arah sumbu x, dan a_y komponen arah sumbu y dan a_z adalah komponen arah sumbu z.
    Bentuk tulisan vektor
    Kupas Tuntas Matematika Vektor SMA Kelas X Peminatan
    dalam matematika lebih sering dituliskan dalam
    Kupas Tuntas Matematika Vektor SMA Kelas X Peminatan

    dengan komponen dalam bentuk indeks angka
    Kupas Tuntas Matematika Vektor SMA Kelas X Peminatan

    Panjang vektor (besar,nilai) dituliskan seperti tanda mutlak dalam aljabar

    Kupas Tuntas Matematika Vektor SMA Kelas X Peminatan

    Atau dalam indeks angka

    Kupas Tuntas Matematika Vektor SMA Kelas X Peminatan

    Bila vektor ditentukan oleh koordinat

    Kupas Tuntas Matematika Vektor SMA Kelas X Peminatan

    Maka vektor AB dinyatakan dengan

    Kupas Tuntas Matematika Vektor SMA Kelas X Peminatan

    Panjang vektor AB

    Kupas Tuntas Matematika Vektor SMA Kelas X Peminatan

    Sedangkan vektor satuan dari suatu vektor yang dinyatakan sebagai

    Kupas Tuntas Matematika Vektor SMA Kelas X Peminatan

    Dinyatakan dengan

    Kupas Tuntas Matematika Vektor SMA Kelas X Peminatan

    panjang vektor satuan adalah 1 satuan.

    Vektor

  • Materi Fungsi Eksponen dan Logaritma Matematika Lengkap

    Fungsi Eksponen dan Logaritma Matematika – Bentuk eksponen juga dapat disebut sebagai bentuk eksponensial maupun perpangkatan, dengan ini disebut basis maupun bilangan pokok dan n disebut juga eksponen maupun pangkat. ciri-ciri yang berlaku dalam bilangan berpangkat rasional diantaranya yaitu:
    cermati soal-soal berikut ini :
    Hitunglah hasil perpangkatan 0,008·²
    jawabanya:
    (0,008)·² adalah (1/125)·²
    = (1/5³)·²
    = (5·³)·²
    = 5^6 adalah 15.625

    Persamaan Eksponen

    Persamaan eksponenjuga dapat disebut adalah suatu persamaan yang pangkatnya, bilangan pokoknya, maupun bilangan pokok dan eksponennya memuat suatu variabel.
    Bentuk persamaan eksponen yangkita akan pelajari yakni sebagai berikut:

    Bentuk persamaan a^f(x)=1

    contohnya:juga terdapat persamaan a^f(x)=1 dengan a>0 dan a?1, untuk dapat menentukan himpunan penyelesaian bentuk persamaan tersebut akan digunakan sifat bahwa :
    a^f(x) = 1 ?f(x)=0

    Bentuk persamaan a^f(x) = a^p

    contohnya:juga terdapat persamaan a^f(x) = a^p, dengan a>0 dan a?1.setelah itu, Himpunan penyelesaian bentuk persamaan eksponen diatas akan ditentukan dengan cara yang menyamakan pangkat ruas kiri maupun ruas kanan.
    a^f(x)= a^p ? f(x) = p

    Bentuk persamaan a^f(x) adalah a^g(x)

    contohnya:juga terdapat persamaan a^f(x) = a^g(x) dengan a>0 dan a?1.sebab itu, Himpunan penyelesaian persamaan diatas juga dapat ditentukan dengan cara menyamakan persamaan pangkatnya. jadi kita dapat lihat dibawah ini yakni :
    a^f(x) = a^g(x) ? f(x) = g(x)

    Bentuk Persamaan a^f(x) = b^f(x)

    contohnya: terdapat persamaan a^f(x) = b^f(x), dengan a?b ;a,b >0 ; a,b ?1. Himpunan penyelesaian persamaan eksponen ialah dapat ditentukan dengan cara yang menyamakan f(x0 dengan nol. Jadi dapat disimpulkan sebagai berikut :
    a^f(x) = b^f(x) ? f(x) = 0

    Bentuk persamaan a^f(x) adalah b^g(x)

    contohnya:juga diberikan persamaan a^f(x) = b^g(x) dengan a=b ; a,b >0 ; a,b ?1, dan f(x) ? g(x). Himpunan penyelesaian untuk bentuk persamaan eksponen ialah dapat logaritmakan ke2 ruas,contohnya :
    log a^f(x) adalah log b^g(x)

    Bentuk Persamaan A{a^f(x)}² + B{a^f(x)}+ C = 0

    Untuk menentukan penyelesaian persamaan eksponen yang berbentuk persamaan kuadrat dapat kita dikerjakan dengan cara-cara memfaktorkan, melengkapkan kuadrat sempurna maupun rumus abc.

    Bentuk persamaan f(x)^g(x) =1 ; f(x)?g(x)

    Untuk dapat menyelesaikan persamaan eksponen dengan bentuk berikut yaitu, lakukanlah cara-cara berikut adalah
    1. g(x)=0 karena ruas kanan nilainya 1 berarti g(x) harus sama dengan nol.
    2. f(x)=-1, dengan syarat g(x) harus genap.

    Bentuk persamaan f(x)^g(x) adala f(x)^h(x)

    Untuk nilai g(x) ? h(x). Himpunan dapat penyelesaian dengan bentuk eksponen tersebut diperoleh dari 4 kemungkinan berikut adalah :
    1. g(x)=h(x0 karena bilangan pokok sudah sama maka pangkatnya harus sama.
    2. f(x)=1 karena g9x) ? h(x) maka bilangan pokok harus bernilai 1 (satu) agar persamaan bernilai benar.
    3. f(x)=-1, ber akibat g(x) dan h(x) harus sama-sama jumlah genap maupun sama-sama bernilai ganjil.
    4. f(x)=0, dengan g(x) dan h(x) masing-masing bernilai positif dituliskan g(x)>0 atau h(x)>0.

    Betuk persamaan g(x)^f(x) = h(x)^f(x)

    persamaan diatas akan bernilai benar jika yakni:
    a. g(x)=h(x)

    Fungsi dari Logaritma

    fungsi logaritma
    Bentuk eksponen ataupun perpangkatan dapat kita tulis dalam bentuk logaritma.dengan demikian, Secara umum dapat juga ditulis contohnya :
    Jika ab adalah c dengan a > 0 dan a ? 1 maka alog c adalah b dalam hal ini juga disebut basis maupun pokok logaritma dan c merupakan bilangan yang dilogaritmakan.
    Bentuk umum dari fungsi logaritma matematika yaitu Jika ay = x dengan a =0 dan a ? 1 maka y =alog x
    mempunyai sifat-sifat :
    • semua x > 0 terdefinisi
    • jika x mendekati no maka nila yg diberikan akan besar dan positif
    • untuk x=1 maka y=o
    • untuk x > 1 maka y negatif sehingga jika nilai y semakin kecil maka nilai x semakin besar .
    Grafik Fungsi y =alog x untuk a >0
    sifat – sifat sebagai berikut adalah
    • jika x semakin mendekati no maka nilai y kecil sekali dan negatif
    • untuk x=1 maka y=0
    • untuk x > 1 maka nilai y positif sehingga jika x semakin besar maka y semakin besar.

    Fungsi Eksponen dan Logaritma

  • - Copyright © Media Pembelajaran - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -